Buat Website Untuk Target Audience

Posted in Bisnis , written by wahya on 01 May 2016

buat website untuk target audience

Dalam setiap kesempatan berdiskusi dengan klien maupun teman tentang sebuah desain yang baik, saya selalu mengatakan bahwa desain yang baik adalah desain yang dapat memecahkan permasalahan. Desain yang baik adalah desain yang dapat mengkomunikasikan pesan dan tujuan desain tersebut dibuat secara visual.

Jangan menilai sebuah desain berdasarkan preferensi Anda pribadi, karena setiap pribadi memiliki design taste yang berbeda. Jika Anda membuat sebuah desain berdasarkan opini Anda sendiri tentang bagaimana sebuah desain yang baik dan buruk, Anda mungkin hanya akan membuat sebuah desain yang tidak dapat menyampaikan pesan secara utuh dan tidak menarik bagi target audience Anda.

Lalu bagaimana caranya memastikan bahwa desain website yang Anda buat dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan target market Anda? Tips berikut mungkin dapat membantu Anda:

Ketahui Siapa Target Market Anda

Mungkin Anda sudah merasa bosan dengan pertanyaan ini, tetapi dalam bisnis apapun mengetahui target market adalah salah satu kunci penting yang harus Anda ketahui pertama kali. Cobalah susun beberapa pertanyaan yang akan memudahkan Anda dalam mengetahui user behavior target audience Anda.

Pertanyaan – pertanyaan yang Anda susun bisa saja mengenai demography (umur, lokasi, pekerjaan, status dll), interest atau hoby, website apa yang biasanya dibuka oleh target audience Anda, device yang digunakan oleh mereka jika browsing dan banyak lagi pertanyaan lain yang bisa Anda susun untuk mengetahui secara spesific user behavior  target market Anda.

Jawaban dari pertanyaan – pertanyaan tersebutlah yang kemudian Anda gunakan untuk mengidentifikasi teknologi apa yang sebaiknya Anda gunakan, informasi apa yang perlu Anda tambahkan pada website Anda untuk membantu target audience Anda dalam membuat keputusan membeli produk atau jasa Anda.

Misalnya, Anda mengetahui bahwa target market Anda adalah anak muda kelas menengah ke atas yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk browsing melalui mobile devices, maka sebaiknya buatlah desain website yang mobile friendly.

Lakukan Seleksi

Membuat fitur website yang diinginkan oleh seluruh segment market Anda adalah hal yang sangat berat dan tidak mungkin Anda lakukan karena keinginan mereka pasti bervariasi. Buatlah fitur atau informasi yang paling banyak diminati oleh audience Anda dengan jumlah kelompok yang paling besar.

Dan pastikan bahwa fitur atau desain tersebut bukan berdasarkan opini Anda secara personal dan menurut Anda baik untuk target audience Anda.

Buat Objective Setiap Halaman

Dalam membuat desain website, tentukanlah objective yang ingin Anda capai pada masing – masing halaman. Dengan menentukan objective dan apa yang ingin Anda capai pada masing – masing halaman secara jelas, maka hal tersebut akan membantu Anda untuk mendesain skenario call to actions lebih mudah.

Misalnya, Anda ingin agar target audience Anda sesegera mungkin mendaftarkan diri mereka untuk mencoba produk / jasa Anda secara gratis selama beberapa hari. Kemudian Anda menentukan halaman beranda sebagai tempat dimana proses itu terjadi dengan cepat.

Dengan demikian skenario pun dapat didesain dengan lebih mudah, dengan memanfaatkan above the fold area dengan lebih baik. Yang dimaksud dengan area above the fold adalah area dimana pertama kali pengunjung membuka website Anda sebelum melakukan scroll. Pilihlah wording yang tepat, penempatan tombol dan pemilihan warna  yang dapat mendorong pengunjung website Anda untuk melakukan actions yang Anda inginkan secara cepat.

Komunikasi Visual Yang Jelas

Desain website yang Anda buat tidak hanya sekedar desain yang artistik. Tetapi desain tersebut harus mampu menyampaikan kesan dan kepribadian brand Anda dan menciptakan atmospherenya agar pengunjung website dapat merasakan feeling yang sama. Mengetahui target Audience Anda secara jelas, adalah kunci Anda dalam menyampaikan pesan tersebut secara benar.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan icons, pastikan icons tersebut dapat dipahami oleh pengjung website Anda. Ketika desain dan konten website Anda jelas dan mudah dipahami, biasanya mereka akan lebih betah berselancar pada situs Anda.

User Friendly

Ketika mendesain sebuah layout, mengetahui siapa target audience adalah hal yang sangat penting. Anda mungkin saja sudah tahu apa yang Anda inginkan pada website Anda. Tetapi coba dipertimbangkan sekali lagi, apakah keinginan Anda tersebut sudah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh audience Anda?

Cara yang paling mudah untuk mengetahui hal ini adalah dengan cara menentukan secara spesific profile dari target audience Anda. Letakan diri Anda pada mouse yang mereka gunakan, lalu lihat bagaimana mereka akan menggunakan navigasi pada website Anda.

Informasi apa saja yang ingin mereka cari, mulai dari yang terpenting sampai akhirnya mereka memutuskan sesuatu. Ini adalah salah satu cara yang paling mudah untuk menentukan informasi apa saja yang sebaiknya Anda tambahkan pada website Anda dan bagaimana menyusun struktur konten tersebut.

Metode ini sering disebut Personas. Saya akan menejelaskan lebih detail mengenai Personas pada tulisan saya berikutnya.

Terkadang Anda sudah tahu bagaimana desain website yang Anda inginkan. Dengan menggunakan opini dan preferensi personal Anda tersebut, belum tentu dapat menjawab kebutuhan audience Anda. Maka dari itu penting bagi Anda untuk mengerti audience Anda sebelum membuat desain.

Share on Facebook or , read previous article or go to the next one.

Interested to get our latest update? Please sign up to our newsletter.
Name
Email