Mengapa Digital Marketing?

Posted in Bisnis , written by wahya on 03 December 2015

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pelaku usaha kecil di Lombok dalam sebuah seminar yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri Denpasar. Dalam pertemuan tersebut, kami banyak berdiskusi tentang Digital Marketing. Sebagian besar dari mereka adalah pengusaha kain tenun yang selama ini masih memanfaatkan cara – cara tradisional untuk mempromosikan produk mereka.

why digital02

Salah satu peserta seminar bertanya kepada saya, “Kapan dan mengapa digital marketing?” Begitu kira – kira pertanyaannya. Sebelum saya menjawab pertanyaan tersebut, saya memaparkan sedikit tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan digital marketing. Saat itu saya memiliki feeling bahwa yang ada dibayangan mereka tentang digital marketing adalah sesuatu yang sangat menyeramkan dan harus dikerjakan oleh orang – orang yang mengerti teknologi tingkat tinggi.

Sama seperti marketing tradisional, digital marketing adalah sebuah aktivitas yang Anda lakukan untuk mempromosikan produk atau jasa Anda kepada orang lain. Hanya saja, perbedaannya terdapat pada media marketing yang digunakan. Media digital dapat mempercepat proses Anda dalam melakukan promosi dengan jangkauan pasar dan biaya relative lebih murah dibandingkan dengan media konvensional.

Jika budget marketing Anda digunakan untuk membuat brosur sebanyak 500 lembar dengan biaya Rp 500.000, itu berarti Anda hanya menjangkau setidaknya 500 orang di lokasi tertentu. Dalam mendistribusikan borsur tersebut, Anda pasti akan mengatur beberapa strategi, seperti misalnya:

  1. Siapa target market Anda yang layak untuk mendapatkan informasi dalam brosur tersebut?
  2. Dimana brosur tersebut harus didistribusikan agar sesuai dengan target market tersebut?
  3. Kapan borsur tersebut harus didistribusikan agar efektif?

Bandingkan misalnya jika Anda mengalokasikan budget tersebut dengan membuat iklan di Facebook atau Google. Jika target market yang Anda pilih tepat, iklan tersebut mungkin akan sampai kepada lebih dari 1000 orang. Apakah mereka sudah pasti membeli? Tentu saja jawabannya tidak. Tetapi apakah kita bisa mengetahui dari 1000 orang tersebut berapa orang yang akhirnya membeli? Ya, dengan memanfaatkan media digital, Anda bisa mengetahui data tersebut.

Lalu saya kembali kepertanyaan awal, “Mengapa digital marketing?”

Memperluas Jangkauan Pasar

Waktu itu, salah seorang peserta bercerita bahwa dia pernah mendapatkan order dari Palembang melalui BlackBerry Messangernya. Lalu saya bertanya, “Dimana bapak mendapatkan PIN pelanggan bapak tersebut?” Lalu dia menjawab, “Dia adalah teman lama saya yang sekarang berada di Palembang.” Bayangkan, jika ia ingin memperkenalkan produk tersebut dengan menggunakan brosur. Selain biaya cetak, tentu ia akan memerlukan biaya kirim, dimana waktu yang dibutuhkan agar informasi tersebut sampai cukup lama.

Jika Anda ingin memperluas jangkauan pasar Anda dengan waktu yang lebih cepat, media digital adalah pilihan yang layak untuk Anda gunakan.

Segmentasi Pasar

Menggunakan media digital, Anda dapat dengan mudah melakukan segmentasi pasar. Misalnya saja Anda memasang iklan di Facebook. Anda akan diberikan pilihan untuk memilih audience, kepada siapa iklan tersebut dimunculkan. Anda dapat menentukan lokasi, umur, jenis kelamin, topik pembicaraan di Facebook, pekerjaan dan faktor – faktor lain.

Anda tinggal menentukan dan memilih audience yang tepat dengan produk atau jasa yang Anda miliki. Jika target market Anda sudah sesuai dengan yang Anda harapkan, tentu ini akan sangat membantu untuk mengantarkan Anda ketujuan akhir yaitu sales.

Mengurangi Siklus Penjualan

Saat saya bertanya kepada peserta seminar bagaimana cara mereka memasarkan produk kain tenun mereka saat ini, sebagian besar menjawab mereka bekerja sama dengan agen travel. Itu artinya, mereka masih sangat bergantung dengan pihak ketiga. Saya bisa membayangkan persaingan seperti apa yang akan mereka hadapi ketika pasar sudah mulai bergejolak. Mereka tentu akan saling berebut pasar dengan memberikan komisi yang lebih besar dibandingkan kompetitor yang lain agar setiap agen travel membawa pelanggan berkunjung ke tokonya. Dengan begitu, persaingan harga akan terjadi, dimana menurut saya untuk produk kreatif semacam ini seharusnya menghindari persaingan.

Jika Anda mampu memanfaatkan media digital secara maksimal untuk melakukan promosi produk / jasa Anda, Anda dapat mengurangi ketergantungan Anda pada pihak ketiga serta mengoptimalkan direct sales.

Lebih Terukur

Salah satu alasan kami di Lumonata memilih media digital sebagai marketing channels utama kami, karena kami dapat mengukur tingkat keberhasilan campaign yang kami buat. Dari budget marketing yang kami tentukan, kami mengetahui beberapa jumlah conversion yang akhirnya benar – benar membeli atau sekedar bertanya mengenai jasa yang kami sediakan.

Ada berbagai macam tools yang bisa  Anda gunakan untuk melakukan tracking ini baik yang berbayar maupun yang gratis. Misalnya saja Anda bisa menggunakan Google Analytics untuk menganalisa bagaimana pengunjung website Anda berinteraksi.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahui apakah pengunjung website Anda lebih banyak mengakses menggunakan hand phone atau PC browser. Jika menggunakan hand phone, tipe apa saja dan koneksi internet yang digunakan dari ISP mana saja. Dari data – data tersebut tentu Anda dapat melakukan klasifikasi, kira – kira dari golongan manakah sebagian besar pengunjung website Anda. Apakah menengah keatas, atau menengah kebawah.

Selain Google Analytics, Anda juga dapat menggunakan tools lain seperti Kiss Metric, Facebook Insight, ClickTale, CrazyEgg dan masih banyak lagi yang lain.

Di Bali ada sekitar 800,000 sampai dengan 900,000 user Facebook yang aktif setiap bulan. Dimana 61% diantaranya adalah laki – laki dan sisanya adalah perempuan. Sedangkan di Indonesia, user yang aktif setiap bulan sebanyak 60 juta sampai dengan 70 juta. 59% diantaranya adalah laki – laki dan 41% sisanya adalah perempuan (sumber: Facebook Insight).

Ini adalah potensi yang sangat baik untuk mulai memperkenalkan bisnis Anda melalui media digital. Melihat potensi pasar diatas, jika Anda masih ragu – ragu untuk memperkenalkan bisnis Anda melalui media digital, mungkin Anda harus mulai siap – siap untuk tersisih oleh kompetitor Anda.

Kebiasaan orang saat ini adalah, ketika mereka mendengar informasi tentang suatu produk atau brand baru, baik dari temannya ataupun media konvensional lain, mereka akan mencari informasi tersebut lebih lanjut di internet, sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan tindakan tertentu.

Sudah siapkah Anda untuk menangkap peluang ini?

Share on Facebook or , read previous article or go to the next one.

Interested to get our latest update? Please sign up to our newsletter.
Name
Email