Membuat database dan user database di cPanel

Posted in cPanel , written by wahya on 09 August 2012

Pada tutorial berikut, kami berasumsi bahwa Anda telah berhasil login ke cPanel. Jika saat ini Anda ingin menambahakan database untuk applikasi website Anda, silahkan lakukan langkah – langkah berikut ini:

1. Pada cPanel, klik menu MySQL Databases
2. Pada isian New Database, masukan nama database yang diinginkan yang biasanya formatnya seperti ini cpanelusername_
3. Klik Button Create Database
4. Selanjutnya buat username dan password untuk MYSQL Anda. Username biasanya sudah diawali dengan cpanelusername_
5. Klik Create User

Setelah database dan MYSQL username telah Anda buat, selanjutnya Anda tinggal memberikan hak akses kepada user tersebut untuk mengakses database yang baru saja Anda buat. Ikuti langkah berikut:

1. Pada bagian Add User to Database, pilih username dan database yang baru saja Anda buat dan klik Submit.
2. Check opsi All Privileges dan klik tombol Make Changes

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tutorial pada video berikut: http://www.cpanel.net/media/tutorials/addmysql.htm

Cara mengakses database MySQL menggunakan Navicat

Posted in cPanel , written by agus on 08 August 2012

Buat yang sudah terbiasa menggunakan Navicat, mungkin software Navicat akan lebih mudah digunakan untuk melakukan administrasi database daripada menggunakan PhpMyAdmin yang sudah tersedia di cPanel setiap paket hosting di Mongkiki. Terus buat yang belum tahu, apakah itu Navicat?

Navicat merupakan software untuk administrasi berbagai macam database, salah satunya MySQL.  Navicat untuk MySQL adalah software untuk administrasi dan pengembangan database MySQL. Software ini bekerja dengan MySQL Database Server dari versi 3.21 atau diatasnya, dan mendukung sebagian besar fitur terbaru MySQL termasuk Trigger. Stored Prosedur, Fungsi Event, View, Manage User, dll.
Continue reading

Export dan Import MySQL menggunakan SSH

Posted in cPanel , written by wahya on 03 October 2011

Apakah Anda pernah mengalami kendala melakukan export file database yang ukurannya lebih dari 2MB kemudian Anda mengalamai kesulitan dalam proses import ketika Anda menggunakan phpmyadmin? Tutorial berikut akan menjelaskan langkah – langkah Anda dalam melakukan export dan import database MySQL tanpa harus mengkhawatirkan besarnya ukuran file sql yang Anda miliki dan dengan waktu yang relatif lebih cepat. Pada tutorial yang dijelaskan dibawah, kita akan menggunakan SSH. Silahkan baca kembali tutorial untuk melakukan backup dan restore file, untuk mengetahui lebih jauh dimana Anda bisa mendownload software SSH.

Export Database MySQL

Untuk melakukan backup database yang berukuran besar, tutorial berikut sangat penting untuk Anda ketahui:

  1. Setelah SSH terinstall di komputer Anda, ketikan command berikut untuk melakukan backup:mysqldump -u database_username -p  nama_database > nama_file_backup.sql
  2. Setelah menekan enter, Anda akan diminta untuk memasukan password mysql untuk mengakses database tersebut. Masukanlah password yang benar dan kemuidan tekan enter.
  3. File nama_file_backup.sql telah siap didownload

Import MySQL Database

Sebelum Anda melakukan langkah – langkah berikut, pastikan bahwa format file backup yang akan Anda upload adalah .sql, dan file tersebut tidak bisa di kompres dalam bentuk .zip atau .tar.gz

  1. Jika Anda sudah memiliki file bakcup dalam bentuk .sql, silahkan upload file tersebut ke server Anda.
  2. Jika Anda belum memiliki database, buatlah database Anda terlebih dahulu dengan menggunakan cPanel
  3. Login dengan menggunakan SSH ke server, kemudian pindahkan direktori kerja Anda ke tempat dimana Anda tadi meletakan file .sql Anda.
  4. Kemudian jalankan command line berikut:mysql -p -u database_username database_name <  file.sql
  5. Tekan enter dan masukan password database Anda.