Apa itu PHP, Perl, Phyton dan Ruby on Rails?

Posted in Scripting & Development , written by wahya on 05 August 2012

Semua itu adalah bahasa pemrograman komputer, atau biasa diistilahkan dengan programming script.  PHP adalah bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dan tersedia di berbagai server web hosting, kemudian diikuti oleh Perl (biasanya ditandai dengan frase CGI atau cgi-bin)

Bahasa pemrograman apa pun yang Anda gunakan untuk membuat website Anda, tidak menjadi masalah. Asalkan web hosting yang Anda gunakan mendukung pilihan Anda tersebut. Selain PHP dan Perl, berbagai webhosting di Indonesia maupun luar negeri juga telah mulai memberikan support untuk Phyton dan Ruby on Rails. Dan server kami pun sudah siap dengan applikasi tersebut.

Jika dilihat dari sisi keamanan, script PHP yang dibuat dengan tidak baik, bisa menjadi sebuah mimpi buruk bagi server admin atau pun web developer. Ada berbagai celah keamanan di PHP yang bisa di exploit oleh hacker, namun hal tersebut terjadi hanya jika script website dibuat dengan metode yang kurang baik.

Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan jika Anda ingin membuat eksperimen dengan software website.

Continue reading

Upload file besar di PHP dengan menggunakan .htaccess

Posted in Scripting & Development , written by wahya on 30 August 2011

Jika saat ini Anda sedang mengalami kesulitan dalam membuat script untuk meng upload file yang berukuran lebih dari 2MB, berikut ini saya paparkan langkah – langkahnya.

Sebagian besar web server mengkonfigurasu setting default maximum file size yang boleh diupload oleh user adalah 2MB. Hal ini mungkin menjadi masalah bagi sebagian developer atau user yang membutuhkan proses yang bisa mengupload file PDF atau Image yang berukuran besar.

Untuk merubah setting default php.ini agar dapat melakukan upload lebih dari 2MB sebenarnya bisa dengan beberapa cara. Misalnya dengan cara membuat file custome php.ini atau dengan cara menambahkan file htaccess

Sekarang saya akan jelaskan bagaimana caranya mengganti variable php.ini melalui file .htaccess:

  1. Buatlah file .htaccess di root pada web server Anda
  2. Kemudian tambahkan kode berikut pada file tersebut
    php_value upload_max_filesize 20M
    php_value post_max_size 20M
    php_value max_execution_time 200
    php_value max_input_time 200

Dengan menambahkan file .htaccess dengan setting variable diatas, sekarang Anda sudah bisa mengupload file dengan ukuran maximum 20MB dengan cara simple. Anda bisa menggunakan tag html input dengan tipe file yang diletakan dalam form, kemudian gunakan fungsi PHP move_uploaded_file() untuk proses upload.